<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="625">
<titleInfo>
<title>STUDI PENGGUNAAN PROPILTIOURASIL PADA PASIEN HIPERTIROID DI RUMKITAL Dr. RAMELAN SURABAYA</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Dewi, Anis Kurly Nisfiana</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Surabaya</placeTerm></place>
<publisher>Prodi Farmasi Universitas Hang Tuah Surabaya</publisher>
<dateIssued>2018</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xii, 66p.; tab.; 30cm</extent>
</physicalDescription>
<note>ABSTRAK

STUDI PENGGUNAAN PROPILTIOURASIL PASIEN HIPERTIROID 
DI RUMKITAL Dr. RAMELAN SURABAYA
Periode 2014 – 2017

ANIS KURLY NISFIANA DEWI

Propiltiourasil merupakan antitiroid golongan tioamid yang digunakan pada terapi hipertiroid. Efektifitas penggunaan dosis dan frekuensi propiltiourasil didasarkan pada data klinis dan labolatorium yang berbeda satu sama lain. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui studi pengguaan propiltiourasil pada pasien hipertiroid. Penelitian ini merupakan penelitian retrospektif observasional dengan rancangan penelitian analisis deskriptif yang dilakukan selama periode Januari 2014 – Desember 2017 di Rumkital Dr. Ramelan Surabaya. Hasil penelitian menujukkan bahwa hipertiroid lebih banyak dialami perempuan (80%) dibandingkan laki-laki (20%) dengan sebagian besar usia pasien antara 40-60 tahun (84%). Gejala klinis yang paling banyak dialami oleh pasien yaitu gemetar (10%), berdebar (10%). Penggunaan terapi pada pasien dikombinasi dengan propanolol untuk mengatasi gejala yang muncul (100%). Dosis awal dengan terapi propiltiourasil umumnya yaitu 3x100 mg (36%) dengan dosis penjagaan 1x100mg (36%). Penggunaan dosis propanolol untuk mengatasi gejala klinis yang paling banyak digunakan adalah 1x10 mg (18%). Kondisi akhir pengamatan setelah mendapatkan terapi propanlol didapatkan 4 pasien (16%) masih mengalami hipertiroid, 3 pasien (12%) menjadi hipertiroid subklinis, 18 pasien (72%) menjadi euthyroid.

Kata kunci : Hipertiroid, propiltiourasil, propanolol</note>
<classification>NONE</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>PERPUSTAKAAN FAKULTAS FARMASI - UNIVERSITAS HANG TUAH Jl. Arief Rachman Hakim 150 , Surabaya 60111 Telp: (031) 5945864, 5945894 Fax : (031)  5946261 , Web. www.hangtuah.ac.id</physicalLocation>
<shelfLocator>6B.S-Far Dew s 06-18</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">FARM06-6B.S/Far-2018</numerationAndChronology>
<sublocation>Perpus Farmasi (Rak Skripsi)</sublocation>
<shelfLocator>6B.S-Far Dew s 06-18</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:image>2014-06.jpg.jpg</slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier>625</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2018-08-14 12:25:05</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2018-08-15 09:44:44</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>